Kamis, 25 Maret 2010



Apa yang harus anda lakukan pada saat jamuan makan
Sangat mudah, begitu kata para pakar etiket berkata. Aturan umum tentang perangkat makan tersebut adalah mulai dari yang posisinya paling luar, dan kemudian bergerak ke arah dimana piring utama kita berada: sendok sop dulu, kemudian pisau ikan dan garpu, dan barulah pisau dan garpu utama.



A. Serbet
B. Piring utama
C. Mangkok sop dan tatakannya
D. Piring roti dan mentega dengan pisau roti
E. Gelas air
F. Anggur putih
G. Anggur merah
H. Garpu ikan
I. Garpu utama
J. Garpu salad
K. Pisau utama
L. Pisau ikan
M. Sendok sop
N. Sendok makanan pencuci mulut dan garpu kue

Perhatikan bahwa posisi garpu salad (J) disarankan untuk diletakkan disebelah kiri garpu utama (I). Bagaimanapun juga untuk jamuan resmi garpu utama digunakan sebelum garpu salad, karena itu sebaiknya para tamu menunggu hidangan utamanya sebelum mengambil salad.

Apa yang harus dilakukan

Kapan memulai makan:
Tidak sesuia dengan nasehat orang tua, para pakar etiket malah menganjurkan untuk memulai makan tanpa harus selalu menunggu orang lain - mulailah makan saat makanan hangat disajikan. Untuk makanan dingin atau buffets, tunggulah hingga tuan rumah mempersilakan makan, dan tunggu pula hingga tamu utamanya mulai mengambil makanan.

Makanan yang dapat dipegang dengan tangan:
1. Roti: break slices of bread, rolls and muffins in half or into small pieces by hand before buttering.
2. Bacon: jika potongan dagingnya tebal, makanlah dengan menggunakan pisau dan garpu. Jika garing, pecahkan dengan garpu dan makanlah dengan tangan.
3. Makan dengan tangan: Ikuti pedoman tuan rumah. Jika makanan tersebut disajikan dalam piring, ambil dan letakkan pada piring anda sebelum memakannya.
4. Makanan yang biasanya langsung dimakan dengan tangan: jagung pada ikan tongkol, tulang iga, lobster, kepiting dan tiram dengan cangkang terbuka, sayapayam dan tulang (untuk situasi tidak resmi), sandwiches, beberapa jenis buah tertentu, buah zaitun, seledri, roti dan kue kering.

Membuang makanan yang terselip dari mulut:
1. Serpihan buah zaitun: keluarkan dengan hati-hati ke telapak tangan sebelum membuangnya ke piring.
2. Tulang ayam: gunakan garpu untuk membuang ke piring.
3. Duri ikan: buanglah dengan jari.
4. Bagian yang lebih besar: tulang atau makanan yang tidak ingin anda makan keluarkan dengan hati-hati dan tersembunyi ke dalam serbet makan hingga tidak diketahui orang lain.

Gelas apa untuk minuman apa

Para ahli minuman anggur sepakat bahwa tiap jenis minuman anggur membutuhkan gelas yang berbeda untuk memberikan kesan yang mendalam dari aromanya. Misalnya menggunakan gelas yang ramping untuk minuman Burgundy, tidak akan memberikan ruang yang cukup bagi cairan minuman tersebut untuk membuat pusaran dan mengeluarkan aroma khusus. Bentuk gelas juga perlu berbentuk melangsing dari atas ke bawah sehingga memungkin aromanya tercium sebelum diteguk. Pada umumnya, pegangan gelas haruslah cukup panjang untuk digenggam dan tidak menyentuh bagian mangkuknya sehingga dapoat mempengaruhi suhu minuman dan aromanya.




a. Air: gelas dengan gagang yang pendek. Pegang gelas pada bagian gagangnya untuk mempertahankan minuman tetap dingin.
b. Brandy: pencium aroma brandy. Bawalah gelas dalam dua genggaman tangan untuk menghangatkan gelas yang akan mengeluarkan aroma brandy.
c. Anggur putih: dengan bentuk agak ramping dan bagian mangkoknya melebar untuk menangkap aromanya. Pegang gelas pada gagangnya agar minuman tersebut tepap dingin.
d. Burgundy Reds dan Pinot Noirs: dengan bentuk agak melebar dan lebih tiggi dibanding gelas untuk anggur putih.
e. Champagne: gelas yang sempit, yang dapat mengurangi daerah permukaan anggur dan menghindari busa minuman dari berhamburan.
f. Anggur merah: gelas anggur yang paling besar. Peganglah gelas pada bagian pertemuan antara gagang gelas dan mangkuknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar